Wednesday, 4 May 2016

KAR33M - SHOLLANA: UHIBBUKI (2015)

Peringatan Isra Mi'raj

Menyambut hari besar muslim dan fenomenal yakni "ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW", di mana peristiwa itu sangat menakjubkan bagi kita yang tidak mempunyai mu'jizat maupun karomah. Dalam semalam Nabi Besar kita berangkat dengan ditemani Malaikat Jibril, As dengan mengendarai kendaraan buroq dari surga.

Definisi Isra dan Mi’raj

Isra Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi’raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer.


Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.

Artis    : KAR33M
Musik : Alwi Husein (Pengiring Haddad Alwi)
Prod.   : GSM Nada/ R&B


Tracklist:
01._Salamun_Salam, cipt._NN
02._Tibbil Qulub, Sholawat_Syifa, cipt._NN
03._Sholatun_Bissalamil_Mubin, cipt._Achmad_Musoffa
04._Tholama Ashku_Ghoromi, cipt._NN
05._Sholawatun_Nabi, cipt._NN
06._I'tirof, cipt._NN
07._Sholawat_Badar, cipt._NN
08._Yaa_Rosulullah_Yaa_Habiballah, cipt._NN 
09._Astaghfirullah, _cipt._NN 
10._Asma'ul_Husna, cipt._NN
11._Uhibbuki, cipt._NN