Sunday, 7 April 2013

Iis Dahlia - Darah Biru (1995)

Siapa yang tak kenal DIVA DANGDUT ini, so pastinya hampir di Nusantara kenal Pedangdut papan atas ini. Inilah Iis Dahlia atau bernama asli Iis Lailiyah ini berkarier sejak tahun 1990-an yang semula di jalur pop lalu tawaran dangdut oleh Akurama dengan titel album perdana "JUNED" karena album Juned kurang hoky Isda membuat album "TAMU TAK DIUNDANG" dan tetap melekat hati bahwa Isda penyanyi cengeng dan melankolis, yang padahal kesehariannya banyak bercandanya. Dalam album "DARAH BIRU" adalah versi asli jebolan Aku rama Records. Musik digarap Netral Group pimpinan Ukat S.
Artis   : Iis Dahlia
Musik : Netral Group (Pimp. Ukat S)
Prod.  : Rajawali Records/Akurama Records

Side A
A1. DARAH BIRU, cipt. Herman Pasa
A2. BENAR JADI SALAH, cipt. Tarmo C.S.
A3. PERGILAH, cipt. Misnan Gebes/Abu Sulaiman
A4. KEMBALILAH PADANYA, cipt. Black Ariyanto
A5. PENYESALAN, cipt. Maulana Syafei

Side B
B1. JODOH TAK KAN KEMANA, cipt. Ferry AW
B2. MAMA PAPA, cipt. Ukat S
B3. TAMU TAK DIUNDANG DUA, cipt. Ferry AW
B4. ADA GULA ADA SEMUT, cipt. Ma'ruf Ardad
B5. BENAR JADI SALAH (BONUS TRACK), cipt. Tarmo C.S.

LIRIK LAGU

D4R4H B1RU

 Dialog:
Kasih tanpa setahumu Ayah Ibumu datang padaku
dan memaksa agar aku meninggalkanmu ...

Pantaskah bila tempurung merangkai permata
pantaskah bila dirimu miskin tak berpunya
bersuamikan anakku putra bangsawan berdarah biru
kasih ... itulah ucapan dari kedua orang tuamu
oh ... kejamnya Ayah Ibumu

Reff:
Oh ... Oh ... Kini terpaksa ku pilih putus cinta
dari pada ku tersiksa hinaan Ayah Ibumu
Oh ... Oh ... Darah yang biru menetes di tubuhmu
penghalang dan penyebabnya berakhir cinta suci kita
kasih maafkan diriku ku pergi jauh darimu


P3NY354L4N

Kau rampas sudah semua 
tiada lagi yang tersisa
setelah puas berlalu
kau campakan diriku 
oh ... kejamnya dirimu ***

Kini tinggal penyesalan 
yang tak dapat ku lukiskan
setelah hati terluka, merana dan kecewa
oh ... teganya hatimu ***

Reff:
Kemana lagi akan ku bawa
diri yang t'lah berlumur dosa
batin menjerit pedih jiwa meratap pilu
oh ... betapa kelamnya hidupku

Tulusnya cinta yang ku berikan
kau tukar dengan kemunafikan
hancur sudah harapan
hilang sudah impian
oh ... malang nasibnya badan
ho ... ho .... 
 

B3N4R J4D1 54L4H

Sebelum Ibumu mengusirku
lepaskan aku dari tanganmu
ku tak sanggup untuk bertahan lama

Ku dianggap benalu di dalam rumah ini
kurang apakah hormatku pada Ibumu
biarlah aku pergi darimu ***

Reff:

Sudah ku katakan setelah perkawinan
bawalah aku dalam hidup mandiri
lupakan diriku demi orang tuamu
anggaplah aku t'lah tiada lagi
benar jadi salah yang aku alami
selama hidup dengan mertua ***