Tuesday, 13 November 2012

Evie Tamala - Aduh Sayang (1991)


Sukses membawakan lagu-lagu ciptaan Muchtar B, Evie Tamala kembali mengeluarkan album Aduh Sayang. Album ini masih di produksi oleh MSC Records dan iringan musik OM Beewafa pimpinan Muchtar B. Album ini lagi-lagi sukses di pasaran seperti album-album sebelumnya.

Artis     : Evie Tamala
Musik   : OM. Bewafa, Pimp. Muchtar B
Prod.    : MSC Records

Side A
A1. ADUH SAYANG, cipt. Muchtar B
A2. CINTA BIRU, cipt. Muchtar B
A3. CINTA DAN AGAMA, cipt. Muchtar B
A4. ADA APANYA SIH?..., cipt. Aziz Thalib
A5. LILIN-LILIN PUTIH, cipt. Evie Tamala

Side B
B1. SELENDANG BIRU, cipt. Hasanudin
B2. MENANTI, cipt. Evie Tamala 
B3. TABIR, cipt. Jackson Anggara
B4. SERIUS DAN SERIUS, cipt. Yudhihana
B5. KAU TUTUP MATA HATIMU, cipt. Yusridi/Alam DS



LIRIK LAGU:

4DUH 54Y4N6
Dari omongmu, cuma omongmu kuharap sepatah kata cinta darimu, kuharap sepatah kata pasti darimu.

Dari omongmu, cuma omongmu kata janjimu penghapus keraguanku, kata sumpahmu penghapus rasa bimbangku. Dari omongmu….
*Aduh duh sayang ( duh sayang ) . Jangan bikin lama lama aku jadi kesepian. Rindu rindu rasanya mabuk asmara (mabuk asmara oi mabuk asmara )
Aduh aduh sayang ( duh sayang ) . Jangan bikin lama lama jantung jadi berdebaran. Rindu rindu pikiran melayang-layang
Ku tak ingin cinta ini bagai mengharap hujan dari langit

( Untuk melihat video klip, klik di sini )



C1NT4 & 464M4


Bagai mimpi-mimpi indah waktu tengah hari, tiada berarti dan memang tiada berarti, tiada kesan.

Bagaikan air dan minyak dirimu diriku, tak akan bersatu walau sampai di akhir jaman, tetap terpisah.Kecuali takdir Tuhan, jodoh menentukan.
*Walau maksud di hati memeluk gunung, Tapi ku takut nanti tanganku tak sampai. Tanganku tak sampai.
Engkau di ujung bbarat aku di ufuk timur, tiada mungkin terikat sampai akhir umur. Sampai akhir umur.
Dirimu diriku tiada sejalan, di dalam agamamu agamaku


 
M3N4NT1


Kunanti lama kumenanti datangmu duhai kekasih. Kutunggu lama kumenunggu datangmu buah hatiku. Tiada kau rasakan rindu menyiksaku, tiada kau dengarkan rindu memanggilmu.

Kunanti, lama kumenanti…….
*Kejam-kejam dirimu membuat aku menunggu.
Sedangkan engkaupun tahu jemu rasanya menunggu.
Datanglah, datanglah. Lama kutahan rindu ingin bertemu denganmu